Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, Padahal Kasus Covid-19 Tinggi

 KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA

Kolase tangkapan layar (Twitter)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Keputusan Universitas Lampung (Unila) untuk tetap mengadakan kuliah kerja nyata (KKN) luring mendapat tekanan dari warganet di Twitter.

Keputusan untuk tetap KKN turun lapang ini diketahui publik setelah akun @mazzini_gsp mencuit terkait hal tersebut pada Rabu (20/1/2021) petang.

Dalam cuitannya yang menjadi viral itu, akun @mazzini_gsp mengungkapkan dia mendapatkan pesan langsung dari sejumlah mahasiswa yang diwajibkan mengikuti KKN luring tersebut.

Menurut akun @mazzini_gsp, para mahasiswa merasa khawatir karena tingkat penyebaran Covid-19 di Lampung masih tinggi.

“Keluhan Mahasiswa Universitas Lampung soal KKN tatap muka. Kondisi di Lampung sekarang penderita Covid-19 makin tinggi. Kok UNILA malah terus dorong Mahasiswa KKN ke desa-desa. Gugus Tugas Covid udah tegur, tapi UNILA kaya gak denger. Bahaya buat mahasiswa & masyarakat lokasi KKN,” tulis akun @mazzini_gsp.

Mendapat keluhan tersebut, akun @mazzini_gsp mengaku sempat mengadakan survei dengan hasil 75 persen mahasiswa berharap KKN tatap muka itu dibatalkan.

“Ini 75 persen suara mahasiswa saat jajak pendapat milih KKN Dibatalkan. UNILA mau dengerin siapa lagi? Mahasiswa mayoritas minta batalkan, Gugus Tugas Covid juga minta batalkan. Resiko penyebaran Covid-19 ini makin luas, apalagi mahasiswa yg bakal KKN sebanyak 4300 mahasiswa,” tulis akun @mazzini_gsp.

Tanggapan pihak Unila

Terkait hal ini, pihak rektorat Unila mengakui merencanakan KKN luring mulai 26 Januari 2021 mendatang yang akan diikuti oleh 4.317 orang mahasiswa.

Juru Bicara Unila, Khafie Nazaruddin mengatakan, KKN tidak bisa digantikan dengan sistem pembelajaran daring.

Sehingga, terpaksa metode turun lapang (tatap muka) harus dilakukan meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Seluruh peserta KKN sebelum berangkat ke lokasi KKN, WAJIB melakukan Rapid Tes (Antibodi atau Antigen). Pelaksanaan dapat dilaksanakan di daerah masing-masing atau klinik Universitas Lampung,” kata Kahfie di Bandar Lampung, Jumat (22/1/2020).

 

Unila: mahasiswa KKN tetap turun lapang

Untuk menghindari penumpukan, keberangkatan mahasiswa akan dibagi menjadi tiga sif, yakni 26 Januari 2021 menuju Lampung Timur, Serang, dan Mesuji.

Kemudian 27 Januari 2021 penempatan di Tulang Bawang Barat, Pesawaran, dan Tulang Bawang.

Dan pada 28 Januari 2021 keberangkatan mahasiswa KKN penempatan di Lampung Barat dan Tanggamus.

Selain itu, tambah Kahfie, dalam melaksanakan KKN, mahasiswa tidak boleh mengumpulkan lebih dari 30 warga desa dan wajib menerapkan 3M (Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Memakai Masker).

Penulis: Kontributor Lampung, Tri Purna JayaEditor: Aprillia Ika (Kompas.com/Artikelasli)

Posting Komentar untuk "Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, Padahal Kasus Covid-19 Tinggi"